Tuesday, October 28, 2008

Pagi ini

Termenung digelapnya malam yang hening membuat kehilangan insani, dinginnya udara pagi menusuk ke tulang, gerimis tak bertuan mengoda batin. Memang apa sebenarnya yang saya mau? yang saya pikirkan? dan risaukan? saya sendiri tidak mengenal sama diri saya saat ini. Kenapa semua kaum hawa yang sebaya, seusia kita dikota ini sama semua! kebanyakan dari mereka hanya melihat dari depan, bahkan mungkin menilai dari kekurangan. Gaya hidup perkotaan yang glamour, memaksa kita untuk mengikuti apa yang tidak kita kehendaki. itulah lifestyle nya jakarta.

Mungkin di benak mereka belum atau tidak adanya satu kata yang tulus dari dalam hati, yakni kata sayang untuk seorang saya. Bukankah ada satu pemahaman hidup,
"Usahakan didalam hidup ini lebih banyak memberi dari pada menerima.."
Kemana arti pemahaman tadi? mengapa tak kunjung datang pemberian-pemberian yang tulus dan ikhlas tanpa syarat lalu bisa dijadikan penganugerahan.
Pada umumnya manusia tidak akan merasa puas. Selalu merasa kekurangan. Karna tidak ada manusia yang sempurna. Melainkan hanyalah tuhan yang sempurna. sesempurna itukah tuhan?

Atas nama tuhan? bagaimana dengan takdir? bisa kah kita lari dari takdir?

No comments: