Thursday, November 19, 2009

Malam yang bermakna

Satu orang meninggalkan kita, diyakini sepuluh orang akan datang untuk menyayangi kita.
Arti yang terkandung dan terukir di hari ini.
Ternyata Langit ku masih berwarna biru meski sesaat kelabu.
Ternyata bumi tak berhenti berputar, dan ternyata bintang masih bersinar dan menari meski tanpa mu.
Dan ternyata pula bulan bersinar dengan remang.
Petanda aku kesepian... sepi.. sepi.. sepi.. dan hilang.
Terang yang kau janjikan hanya badai yang berserakan di halaman.
Burung gereja masih bernyanyi, gema adzan masih berkumandang, gema adzan isya masih memanggilku untuk berdiri tegap menantang.
Patung-patung itu masih berdiri, tanda dunia belum berakhir.
Tapi ku harap rasa ku kan pergi berlari perlahan lalu tenggelam.

No comments: