Aku kira aku satu-satunya kecup.
Ternyata tidak, aku bertemu kecup lain di dahi kekasihmu dan kami berkenalan.
Ternyata, ada banyak kecup di dahi kekasihmu, dan kami saling berkenalan.
Kawan, Kenapa kau kecup dahi yang penuh kecupan?
Kawan, aku bukanlah satu-satunya kecup penuh perasaaan di dahi kekasihmu.
Aku adalah bekas telapak tangan di pantat kekasihmu.
Aku bertemu bekas telapak lain dan kami bersalaman. Ada bekas banyak telapak tangan lain di pantat kekasihmu. Kami berkenalan.Saling salaman dan akhirnyabergandengan tangan.
Aku adalah bibir yang tertinggal di dada kekasihmu.
Aku pikir aku satu-satunya bibir yang jadi penghuni disitu.Nyatanya tidak.
Di dada kekasihmu aku bertemu bibir lain dan kami berkenalan. Mengobrol dan akhirnya, aku berciuman dengan bekas bibir di dada kekasihmu.
Aku adalah bisikan rindu yang tertinggal di telinga kekasihmu.
Jadi kawan, Aku hanya ingin katakan, itu kekasihmu apa hajar aswad?
Karena semua orang bisa menciumnya..
Malang 11 September 2012
No comments:
Post a Comment